Halo,
Salam cecelepo.. Kami sendiri awalnya cecelepo dengan kata yang satu ini, tp satu rekan kami di Kantor, Pak James MatDoan, hobi sekali mengucapkan satu kata itu. Menurut penuturan Laki-laki asli dari Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara ini sulit mencari kiasan nya dalam bahasa Indonesia apalagi Bahasa Inggris tetapi kata ini seringkali diucapkan ketika seseorang sudah bingung/pusing/pontang-panting sesuatu yang sudah tidak tertahankan sampai puncaknya (nah lo), nah puncaknya ini bisa saking lucunya, saking capenya, atau saking usilnya, bgitu katanya.Tapi itu menurut beliau, tapi bagi kami kata itu lebih sering digunakan mengganti kata apapun yang sulit kami ungkapkan.dan entah kenapa kami selalu heran kenapa bisa ditemukan kata seperti itu.
tapi terlepas dari itu kami bersyukur dengan ungkapan cecelepo ini. kata ini yang sudah mengakrabkan kami-kami ini dikantor. hubungan yang selama ini kurang cecelepo menjadi lebih cecelepo setelah kata-kata cecelepo ini muncul. cecelepo sekali memang tapi entah bagaimana kata ini selalu menghantui kami persis seperti semangkok indomie yang selalu menghantui hidung kami (dan kami yakin anda juga bgitu). entah kenapa Indomie benar-benar sudah menghantui pikiran kita semua. tapi kami akui rasa Indomie itu beda. pernah kami lakukan survey kecil2an ke meja-meja sebelah kami, semua bilang, enak, semriwing, gurih, mantap, bahaya, bikin pusing, intinya semua bisa disimpulkan dengan satu kata: cecelepo. Ya, Indomie itu sudah bikin kita semua cecelepo.
blog ini dibuat bukan untuk tujuan cecelepo tapi hanya ingin berbagi foto jalan-jalan kami (kantor kami sering jalan, kami juga), soal makanan kami, dan sedikit tentang hal-hal yang bikin kami tersenyum, tapi maaf kalau nanti anda tidak tersenyum atau tidak mengerti, karena kami sadar kami tidak bakat cecelepo. salam cecelepo..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar